Modif Lampu Scorpio jadi H4

Posted: November 19, 2012 in Tips & Trik Motor

Awalnya banyak keluhan karena lampu Scorpio, pencahayaannya mengikuti putaran gas. Tidak bisa dipungkiri, karena sistem yang dianut Scorpio memang menganut sistem AC. Beda halnya dengan sang macam “Tiger”, yang selalu melotot walau kunci kontak baru di posisi “ON”.

Proyek membuat si “Kalajengking” melotot laksana “Macan” plus penggunaan Headlight H4 plus Bulb H4 pasti maknyuss.

Persiapan eksekusi dimulai dengan belanja part H4 sebagai berikut

  • Kiprok Tiger, dipasaran ada versi KW nya seharga Rp.80rb an (original sekitar Rp.200rb lbh)
  • Headlight mobil tipe H4 diameter 7″, bisa mengaplikasikan merek Hella Germany atau Autopal. Harga Autopal sekitar Rp.35rban
  • Rim Headlight Tiger*, loh kenapa bukan punya Scorpio? karena punya Scorpio banyak pengangan skrup reflektor. Sedangkan Tiger, minim sekatan sehingga headlight mobil bisa langsung “ngeplak”. Rim ori Tiger kisaran Rp.60rb an
  • Batok Headlight Tiger*,  kenapa ga scorpio lagi? karena Rim nya udh punya si macam. Udah pasti jodohnya yang paling gampang pake batoknya Tigi juga. Mau Scorpio monggo, asal modif dikit2 pasti masuk kok karena diameternya podo wae…7″
  • Bulb H4 60/55W, harga dan merek sangat beragam dari kisaran Rp 15 – 150rb an. Tergantung kantong sampeyan. Bohlam ini sangat mudah dicari, ditempat mangkal angkot aja ada. Bayangkan punya Scorpio, udah mahal teunan dan langka (kecuali di Koperasi YSCI, selalu ready stock)
  • Relay 2 unit, disarankan yang original bro. Bisa merek WURTH atau HELLA. Dipasaran berkisar Rp.30 – 40rb an jangan lupa beli socket kabel nya yah? Kenapa harus 2 unit, karena untuk mengaplikasikan LOW and BEAMnya.
  • Kabel listrik 4-5 warna, direkomendasikan gunakan kabel yang memang khusus untuk kabel body.
  • Kotak Sekring & Sekring Kotak 15A, cukup 1 unit lah gunakan kotak sekring kotak biar lebih enak diliat dan mudah dicari bila tiba2 sekring putus dijalan. Karena disemua mobil mengaplikasikan sekring kotak.
  • Selotip Hitam, lagi-lagi gunakan selotip berkualitas yah bro….biar mantap saat menutup sambungan-sambungan kabel.
  • Konektor kabel cowo n cewe nya deh secukupnya.
  • Kawat pengunci headlight 3pc, sama dengan yang digunakan si Jambret RX-King di lampu kotaknya.
  • Plus duit cadangan buat bikin kopi dan gorengan biar merangkainya lebih khusyuk.

Proses merangkai dimulai:

  1. Buka tutup crankcase kiri tempat SPUL tersimpan rapi. Lalu rubah jalur pengisian accu dari sepul yang awalnya sistem AC menjadi DC. Jangan lupa sesuaikan posisinya dengan kiprok Tiger (pic Kiprok Tigi). Setelah pemindahan jalur pengisian kelar. Tutup kembali cover crankcase dengan urutan kebalikan dari membukanya.
  2. Kemudian gantikan kedudukan Kiprok Kalajengking dengan Sang Macan. Dilanjutkan dengan merangkai kabel-kabel dari relay menuju headlight.
  3. Setelah kelar merangkai kabel. Ambil Rim Tiger, potong bagian penguncinya karena akan mengganjal saat pemasangan Headlight mobil disitu. Setelah headlight duduk manis di dalam RIM. Kunci dengan kawat-kawat pengunci di 3 titik, tujuannya agar tidak bergetar saat dibawa jalan.
  4. Selanjutnya rapikan kabel2 dan lain2nya
  5. Lanjutnya setelah semua rapi terpasang. Putar kunci kontak pada posisi ON. Lampu Scorpio langsung melotot tanpa perlu mesin hidup. Perhatikan nyala lampu 55/60 Watt H4 nya bandingkan dengan standar scorpio (35/36.5W).

Sedikit lah tips biar lampu Pio tambah melotot di malam hari. Makin pede lah untuk turing. Lampu terang tanpa perlu putar grip gas dalam-dalam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s